Adolescent Acne Treatment Practices Need Comprehensive Skincare and Medical Guidance
Perawatan Jerawat pada Remaja Membutuhkan Perawatan Kulit yang Komprehensif dan Panduan Medis
DOI:
https://doi.org/10.53622/ij.v2i1.332Keywords:
Acne Treatment; Adolescents; Skincare Routines; Qualitative Research; Herbal Facial MasksAbstract
Jerawat mempengaruhi 85% populasi global, terutama mereka yang berusia 11-30 tahun. Terlepas dari prevalensinya, strategi pengobatan yang efektif untuk jerawat remaja tidak terdokumentasi dengan baik, sehingga menciptakan kesenjangan pengetahuan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki praktik pengobatan jerawat di kalangan remaja melalui penelitian kualitatif, menggunakan wawancara mendalam dengan lima partisipan remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja biasanya mengobati jerawat dengan mencuci wajah dan menggunakan produk perawatan kulit yang dijual bebas, tetapi jarang menggunakan masker wajah dan pembersih susu. Penelitian ini menyoroti kesenjangan antara rutinitas perawatan kulit dasar dan komprehensif di kalangan remaja. Penelitian ini menunjukkan bahwa remaja harus menerapkan rutinitas perawatan kulit yang menyeluruh, termasuk penggunaan masker wajah herbal secara teratur, dan mencari saran medis untuk jerawat yang parah, serta menekankan perlunya edukasi perawatan jerawat yang lebih baik
References
[1] D. P. S. Hum, B. Agus, and S. S. Iip, "Hak Cipta Dan Penggunaan Kembali: Lisensi Ini Mengizinkan Setiap Orang Untuk Menggubah, Memperbaiki, Dan Membuat Ciptaan Turunan Bukan Untuk Kepentingan Komersial, Selama Anda Mencantumkan Nama Penulis Dan Melisensikan Ciptaan Turunan Dengan Syarat Ya," 2017.
[2] A. Arief et al., "Utilization of Natural Ingredients as an Alternative for Natural Cosmetics in Adolescents," Jurnal Pengabdian Masyarakat Yamasi, vol. 1, no. 1, pp. 23-29, 2022.
[3] N. U. R. Nofrizal and A. Srg, "Implementasi AHP Dalam Menentukan Skincare Paling Sesuai Berdasarkan Jenis Kulit Wajah," 2021.
[4] L. Agus, "Efektivitas Obat Herbal Terhadap Penyembuhan Jerawat: A Systematic Review," vol. 01, no. 02, pp. 152–162, 2021.
[5] F. R. T. Sole, P. L. Suling, and T. S. Kairupan, "Hubungan Antara Mencuci Wajah Dengan Kejadian Akne Vulgaris Pada Remaja Laki-Laki Di Manado," vol. 8, no. 28, pp. 158–162, 2020.
[6] S. Khomsatin, S. A. Chintya, and E. Syafaiqoh, "Hubungan Perawatan Wajah Dengan Akne Vulgaris," vol. 1, no. 6, pp. 1452–1456, 2022.
[7] A. Nurfitriani, B. P. Soewondo, and R. Aryani, "Kajian Pemanfaatan Cleanser Untuk Perawatan Jerawat (Acne Vulgaris)," 2012.
[8] A. K. Iswandi, "Analysis of Knowledge Levels Among UNS Medical Students on the Causes and Treatment of Sensitive Facial Skin in Adolescents," 2018.
[9] Putranda, I. Kelana, K. Fauziyah, S. L. Widyasari, and D. Islamiah, "Perilaku Mahasiswa Terkait Cara Mengatasi Jerawat," vol. 8, no. 1, pp. 15–19.
[10] N. U. R. Sifatullah, "Jerawat (Acne Vulgaris): Review Penyakit Infeksi Pada Kulit," no. November, pp. 19–23, 2021.
[11] K. Kunci, "Kajian Pustaka Dalam Penentuan Tipe Dan Permasalahan Kulit Wajah," vol. 1, pp. 17–21, 2021.
[12] L. E. Sari et al., "Wajah Menggunakan Metode Decision Tree," pp. 978–979, 2020.
[13] V. Maarif et al., "Decision Support System to Determine Recommended Facial Foam for Men with Oily Skin," vol. 7, no. 2, pp. 73-80, 2019.
[14] R. N. Afriyanti, "Akne Vulgaris Pada Remaja," vol. 4, pp. 102–109, 2015.
[15] Syahputra, S. Anggreni, and Y. Handayani, "Pengaruh Makanan Akibat Timbulnya Acne Vulgaris (Jerawat) Pada Mahasiswa Mahasiswi FK UISU Tahun 2020," vol. IV, no. I, pp. 75–82, 2021.
[16] U. Erliana and A. Arbain, “The Effectiveness of Using Video Clip in Teaching English Vocabulary at SD Fastabiqul Khairat Samarinda,” IJOTL-TL: Indonesian Journal of Language Teaching and Linguistics, vol. 5, no. 2, pp. 123–134, 2020.
[17] A. Arbain and D. R. Nur, “Techniques for teaching speaking skill in Widya Gama Mahakam University,” Script Journal: Journal of Linguistics and English Teaching, vol. 2, no. 1, pp. 13–25, 2017.
[18] A. Arbain and D. R. Nur, “The use of magic and fairy tale dice to improve students’ ability in writing narrative text,” in 1st International Conference on Intellectuals’ Global Responsibility (ICIGR 2017), Atlantis Press, 2018, pp. 91–94.
[19] T. Keristiana, A. Arbain, and R. Fitriana, “Teachersâ€TM Strategies in Managing a Large Class in Teaching English at SMP Negeri 01 Tanjung Selor,” Borneo Educational Journal (Borju), vol. 1, no. 1, pp. 37–49, 2019.
[20] D. R. Nur and J. Jamilah, "English Language Imperative Level in Indonesia," Intensive Journal, vol. 5, no. 1, pp. 36-43, 2022.
[21] D. Rachman and D. R. Nur, "The Relationship between English Teacher’s Praise and English Learning Achievement of The Tenth Grade of SMK Negeri 9 Samarinda," JELE (Journal Of English Language and Education), vol. 3, no. 1, pp. 54-62, 2017.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2023 Tika mufadilah, Yanik Purwanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.